
![]() |
Rebutan naik bus. |
Kondisi jalan yang dilalui bukanlah medan mulus beraspal, melainkan memang tanah dengan berbagai kontur, bahkan kita akan dibawa melewati area perairan. Sungguh pengalaman unik yang tak terlupakan. Para hewan dibiarkan "liar". Mereka hidup berbaur. Namun tenang saja, predator dan mangsanya tetap di pisahkan oleh gerbang-gerbang yang hanya bisa terbuka apabila sensor mendeteksi pergerakan bus. Jadi walaupun para hewan mendekati gerbang, gerbang akan tetap tertutup rapat.
Cukup banyak koleksi hewan yang saya lihat disana. Mulai dari rusa, singa, harimau, banteng sampai gajah dan jerapahpun ada.
Yang unik dari taman safari ini, selain kita diajak berkeliling melihat para hewan dan ikan-ikan, ada pula tontonan edukatif berupa pertunjukan teatrikal hewan-hewan. Mulai dari "Animal Show", "Tiger Show", "Elephant Show", sampai "Bali Agung Show".
![]() |
Jangan lupa jadwalnya, agar wisatanya maksimal. |
Animal Show ini mempertontonkan beragam hewan yang sudah dilatih. Mulai dari kucing domestik alias kucing kampung (iya! Yang suka keliaran itu..), tikus, marmut, ular, burung rangkong, orang utan, ular, dll. Mereka muncul layaknya peragawati yang berlenggok di atas catwalk. Tampil satu-persatu dengan keunikannya masing-masing. MC memberikan berbagai penjelasan dengan tutur kata yang menarik untuk tetap didengar. MCnya manis pula, kalau nggak salah namanya Mbak Eta. Hihi.. Saran aja, ambil spot kursi yang agak ke tengah, jangan terlalu depan soalnya di depan pasti ikutan padat dan akhirnya kalau duduk di kursi depan malah tidak terlihat apa-apa.
Beres dari Animal Show, langsung wajib lari untuk mengamankan kursi di Tiger Show. Tiger Show ini pertunjukannya selain mengenalkan beragam keunikan harimau, juga dipadu dengan adat budaya bali. Bagaimana masyarakat harus melindungi harimau yang dianggap sebagai kendaraan Dewi Durga.
Dari Tiger Show lanjut ke Elephant Show. Seperti namanya, tokoh utama Elephant Show tentu para gajah. Di teater ini kita akan disuguhkan cerita tentang pembantaian Gajah yang dilakukan oleh manusia. Mau tahu seperti apa? Tonton langsung ke lokasi dooong..
Di sekitaran lokasi teater terdapat pula museum dan tempat proses dibuatnya kertas dari kotoran gajah. Tempatnya bernama Elephant Poo Paper. Saya pikir awalnya bakal berseliweran aroma2 ajaib, ternyata tidak sama-sekali loh. Disana ada yang jaga, jadi kalau mau tanya-tanya langsung gas saja.
Selain pertunjukan teatrikal, anak-anak juga bisa bermain ke wahana bermain dengan berbagai permainan dan ada juga kolam dengan berbagai seluncuran bagi yang ingin bermain air.
Daaaaaaaaaaan, ini dia yang spesial banget. Penampilan dari Bali Agung yang berlokasi di teater Bali Agung.
Bali Safari & Marine Park ini lokasinya di Gianyar, Bali.
Buat kalian yang bingung mau stay dimana, bisa banget nginep disana sekalian ngasih makan hewan-hewan yang ada disana. Gimana? Seru kan??
Nah itu dia sedikit cerita yang bisa saya bagikan.
Jadi kalau ke Bali jangan hanya ke pantai, coba deh menjelajah lokasi lain termasuk ini.
Untuk info lebih lanjut klik disini.
Info tiket masuk Bali Safari & Marine Park, harga dan paket bisa klik disini.
Notes: I wanna say THANKYOU for my dear big bro Dedi Chaerudin & Uwa Mien for this experience.